• Sabtu, 18 April 2026

Geger Pesta Seks Sesama Jenis di Surabaya, Puguh DPRD Jatim: Perkuat Pengawasan Satpol PP dan Pembinaan Moral

Photo Author
Novi Embun Tristiani, Wartajatim.co.id
- Selasa, 21 Oktober 2025 | 11:43 WIB
Di Hari Tani Nasional 2025, Puguh Wiji Pamungkas menegaskan petani adalah kunci kedaulatan pangan. (Foto: Dok. Puguh Wiji Pamungkas untuk WartaJatim.CO.ID)
Di Hari Tani Nasional 2025, Puguh Wiji Pamungkas menegaskan petani adalah kunci kedaulatan pangan. (Foto: Dok. Puguh Wiji Pamungkas untuk WartaJatim.CO.ID)

Wartajatim.co.id - Kasus penggerebekan pesta seks sesama jenis di sebuah kamar Hotel Midtown Residence Surabaya pada Minggu, 19 Oktober 2025 dini hari memicu reaksi keras dari parlemen daerah. 

Sorotan tajam datang dari Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim, Puguh Wiji Pamungkas

Ia menilai peristiwa di kota terbesar di Jatim itu menjadi alarm serius bagi tata nilai yang selama ini mengakar di daerah berlabel religius tersebut.

Baca Juga: Puguh DPRD Jatim Apresiasi Bikers Muhammadiyah, Dorong Anak Muda Jadi Agen Perubahan

Puguh menegaskan bahwa kejadian ini tak bisa dipandang remeh, terlebih Jatim kerap identik dengan kultur santri dan nilai-nilai ketimuran. 

“Ini tamparan keras bagi Jawa Timur yang memiliki kultur ketimuran dan nilai-nilai agamis yang kuat. Jika tidak segera disikapi, kasus seperti ini bisa mengancam moral dan spiritual generasi muda,” ujar Puguh di Surabaya pada Senin, 20 Oktober 2025.

Puguh mengingatkan, dampak perilaku seperti itu tidak berhenti pada ranah individu. Ia menilai konsekuensinya bisa merembet luas ke sosial kemasyarakatan bila tak ada antisipasi pemerintah yang jelas dan tepat sasaran. 

“Perilaku menyimpang ini ibarat penyakit sosial. Bila tidak dimitigasi, akan menular dan merusak tatanan nilai di masyarakat. Pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah konkret,” jelas Puguh.

Baca Juga: Legislator Jatim Puguh Wiji Pamungkas Apresiasi Langkah Akademi Buah Nusantara (ABN) Cetak SDM Unggul di Sektor Buah Nusantara

Sebagai tindak lanjut, Puguh mendorong Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta pemerintah kabupaten/kota meningkatkan pengawasan moral publik, khususnya di kota-kota dengan mobilitas tinggi seperti Surabaya, Malang, dan Jember. 

Ia menekankan pentingnya operasi lapangan secara berkala demi pencegahan dini terhadap aktivitas maksiat. 

Satpol PP harus rutin melakukan sidak ke tempat-tempat penginapan, hotel, maupun area publik yang berpotensi menjadi tempat aktivitas maksiat. Pengawasan ini penting sebagai bagian dari upaya pencegahan,” tegasnya.

Selain penegakan, Puguh menilai perlu ada pendekatan yang membina, terutama kepada kelompok muda. 

Baca Juga: Soroti Fenomena Paradox in Teaching, Puguh Wiji Pamungkas: Ini Bahaya Bagi Masa Depan Pendidikan Kita

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Embun Tristiani

Sumber: AboutMalang

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X