WartaJatim.CO.ID - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Jawa Timur menegaskan bahwa pembaruan regulasi penanggulangan bencana harus bersifat presisi, partisipatif, dan berpijak pada nilai-nilai gotong royong khas masyarakat Jawa Timur.
Penegasan itu disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi PKS, Dr. Puguh Wiji Pamungkas, dalam penyampaian Pandangan Umum Fraksi PKS terhadap Raperda tentang Perubahan atas Perda Nomor 3 Tahun 2010 tentang Penanggulangan Bencana di Provinsi Jawa Timur, pada Rapat Paripurna DPRD Jawa Timur, Senin, 13 Oktober 2025.
Menurut Puguh, perubahan regulasi ini bukan semata mandat hukum, melainkan kebutuhan strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi berbagai potensi bencana di masa depan.
Baca Juga: Sidang Nadiem Makarim Memanas, Hotman Paris Tantang Logika Penyidik Kejagung di PN Jaksel
“Raperda ini sangat penting untuk memperkuat sistem mitigasi bencana di Jawa Timur agar lebih presisi, optimal, dan integral,” ujarnya.
Dorong Kolaborasi Lintas Sektor yang Efektif
Dalam pandangan umumnya, PKS menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor atau pentahelix antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, masyarakat, dan media.
Namun, kolaborasi ini dinilai perlu memiliki tata kelola yang jelas agar tidak terjadi tumpang tindih peran.
“Kami mendorong agar kolaborasi ini diatur lebih rinci melalui Peraturan Gubernur, sehingga setiap lembaga, organisasi, dan instansi yang terlibat memiliki peran dan standar yang jelas,” tegas Puguh.
Integrasi Dokumen dan Transparansi Data
PKS juga menekankan perlunya sistem informasi terpadu dalam pengelolaan data bencana.
Menurut mereka, integrasi antara Rencana Penanggulangan Bencana Daerah (RPBD) hingga Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana dapat meningkatkan transparansi serta memudahkan pengawasan publik dan DPRD.
Artikel Terkait
Pemkot Malang Gelar Apel Siaga Bencana Hidrometeorologi dan Gladi Lapang untuk Kesiapsiagaan
Kesiapsiagaan Bencana di Malang Ditingkatkan, Wahyu Hidayat Ajak Kolaborasi dan Edukasi Publik
Disaster Management Expo 2025 Dibuka di Mojokerto, Edukasi dan Inovasi Pengurangan Risiko Bencana
DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas Dukung Kebijakan Mendagri Tito Karnavian Soal Pemerataan Dokter Spesialis hingga Daerah Terpencil
Pemerintah Kabupaten Lumajang Pastikan Warga Aman dan Bantuan Tersalurkan Setelah Bencana
Rahasia Bisnis Bertahan Panjang Menurut Dr. Puguh Wiji Pamungkas, Founder RSU Wajak Husada
Dr. Puguh Wiji Pamungkas Ajak Para Pengusaha Temukan Versi Terbaik dari Diri Sendiri
Legislator Puguh Wiji Pamungkas: Tantangan Fiskal Harus Jadi Titik Balik Inovasi Jawa Timur
Pemkot Surabaya Lakukan Pendataan dan Mitigasi Bencana untuk Semua Pondok Pesantren