• Sabtu, 18 April 2026

Lebaran 2025: Tradisi Lebaran di Masa Kerajaan Islam Nusantara

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Minggu, 6 April 2025 | 14:00 WIB
Momen halal bihalal saat Hari Raya Idul Fitri. (Dok. Istimewa)
Momen halal bihalal saat Hari Raya Idul Fitri. (Dok. Istimewa)

Tradisi tersebut seperti Halal Bihalal yang merupakan tradisi saling memaafkan dan bersilaturahmi setelah Idul Fitri. Lalu ada tradisi mudik suatu kebiasaan pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran.

Baca Juga: Idul Fitri 1446 H: Bakdo Kupat, Tradisi Lebaran di Jawa yang Sarat Makna

Ketupa yangt juga merupakanan makanan khas yang menjadi simbol Lebaran di berbagai daerah. Sebelum hari raya juga ada takbiran yang mengumandangkan takbir pada malam menjelang Idul Fitri.

Tradisi sungkeman yakni memohon maaf kepada orang tua dan sesepuh, dan ziarah kubur yang mengunjungi makam leluhur sebelum atau sesudah Lebaran.

Tradisi-tradisi ini mencerminkan perpaduan antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal yang telah mengakar dalam masyarakat Indonesia.

Baca Juga: Perayaan Lebaran dengan Tradisi Meriam Karbit di Pontianak

Masing-masing daerah di Indonesia juga memiliki keunikan tersendiri dalam merayakan Lebaran, menambah kekayaan budaya Nusantara.

(***)

 

Penulis: Nailul Hikmah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X