Tradisi tersebut seperti Halal Bihalal yang merupakan tradisi saling memaafkan dan bersilaturahmi setelah Idul Fitri. Lalu ada tradisi mudik suatu kebiasaan pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran.
Baca Juga: Idul Fitri 1446 H: Bakdo Kupat, Tradisi Lebaran di Jawa yang Sarat Makna
Ketupa yangt juga merupakanan makanan khas yang menjadi simbol Lebaran di berbagai daerah. Sebelum hari raya juga ada takbiran yang mengumandangkan takbir pada malam menjelang Idul Fitri.
Tradisi sungkeman yakni memohon maaf kepada orang tua dan sesepuh, dan ziarah kubur yang mengunjungi makam leluhur sebelum atau sesudah Lebaran.
Tradisi-tradisi ini mencerminkan perpaduan antara nilai-nilai Islam dan budaya lokal yang telah mengakar dalam masyarakat Indonesia.
Baca Juga: Perayaan Lebaran dengan Tradisi Meriam Karbit di Pontianak
Masing-masing daerah di Indonesia juga memiliki keunikan tersendiri dalam merayakan Lebaran, menambah kekayaan budaya Nusantara.
(***)
Penulis: Nailul Hikmah
Artikel Terkait
Lebaran 2025: Kenapa Tradisi Mudik Begitu Melekat di Indonesia?
Apakah Mudik Digital Bisa Menggantikan Tradisi Pulang Kampung?
Tradisi Meugang di Aceh, Menyambut Idul Fitri dengan Pesta Daging, Berikut Pelaksanaan dan Maknanya
Lebaran 1446 H: Tradisi Lebaran Paling Ikonik di Indonesia yang Masih Dilestarikan
Lebaran 2025: Unik! Tradisi Lebaran Ketupat di Lombok Saat Idul Fitri