Para tenaga kesehatan, khususnya perawat, harus dibekali kemampuan tanggap bencana, kesiapsiagaan, serta respons terhadap dampak perubahan iklim seperti banjir, longsor, dan kekeringan.
Kesiapsiagaan komunitas dan pelayanan kesehatan dasar menjadi kunci untuk mengurangi kerentanan masyarakat di wilayah rawan bencana.
Dalam hal peningkatan kompetensi berkelanjutan, dunia kesehatan bergerak cepat sehingga para perawat didorong untuk mengikuti pendidikan lanjutan, pelatihan, sertifikasi, dan penelitian kecil di tempat kerja.
“Untuk para orang tua dan keluarga, saya ucapkan terima kasih atas doa dan dukungan yang tak terhingga sehingga putra-putri Bapak/Ibu dapat sampai di titik ini. Begitupun kepada civitas academica Universitas Kepanjen, atas nama Pemerintah Kabupaten Malang, saya mengucapkan terima kasih atas proses pendidikan yang telah membentuk generasi perawat yang profesional dan bermartabat,” tuturnya.
Pemerintah Kabupaten Malang membuka ruang kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk institusi pendidikan dan para profesional kesehatan.
Wakil Bupati berharap lulusan Universitas Kepanjen dapat menjadi bagian dari solusi dengan membawa kualitas, etika, dan kepedulian ke setiap sudut pelayanan kesehatan.
Para wisudawan/wisudawati diharapkan mampu memanfaatkan ilmu dan pengalaman yang diperoleh untuk memberikan manfaat besar bagi masyarakat, bangsa, dan negara. (gha)
Artikel Terkait
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib Tekankan Toleransi dan Silaturahmi Melalui Konser Gema Merah Putih di Pujon
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib Tegaskan Pengembangan Sekolah Unggulan Sebagai Investasi SDM dan Peningkatan Mutu Pendidikan Dasar
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib Berziarah ke Pesarean Gunung Kawi, Wujudkan Spirit Religi dan Toleransi di Tempat Bersejarah
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib Serahkan SK CPNS dan SK Pensiun Sekaligus Dorong ASN Terapkan Nilai BerAKHLAK
Wakil Bupati Malang dan Gubernur Khofifah Hadiri Apel Hari Santri Jawa Timur 2025, Tegaskan Peran Pesantren Perkuat SDM dan Persatuan Bangsa