Langkah antisipatif dinilai sangat penting mengingat saat ini Kabupaten Malang tengah memasuki puncak musim hujan.
Baca Juga: Ekspor Udang Indonesia ke AS Kembali Dibuka dengan Sertifikasi Bebas Cs-137
Pada kesempatan itu, Bupati Sanusi juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Menurutnya, wilayah Malang Raya, khususnya kawasan pegunungan seperti Kecamatan Dau, memiliki risiko tinggi terhadap bencana hidrometeorologi seperti angin kencang, banjir, dan tanah longsor.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca, khususnya angin kencang yang kerap datang tiba-tiba. Jika terjadi tanda-tanda cuaca ekstrem, segera cari tempat aman dan hindari berada di bawah pohon besar,” tegas Bupati Malang.
Bupati berharap, dengan adanya bantuan dan dukungan dari pemerintah daerah, masyarakat yang terdampak bencana dapat segera memulihkan kondisi tempat tinggalnya dan kembali menjalani aktivitas seperti semula.
Pemerintah Kabupaten Malang juga berkomitmen untuk terus memantau perkembangan kondisi pascabencana serta memastikan seluruh bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran.
Langkah cepat dan kepedulian pemerintah daerah dalam menangani bencana diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi warga yang terdampak, sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat Kabupaten Malang. (gha)
Artikel Terkait
Wakil Bupati Malang Hadiri Wisuda dan Sumpah Perawat Universitas Kepanjen 2025 Dorong Profesionalisme
Wakil Bupati Malang Latifah Shohib Ajak Santri FKDT Jadikan Tradisi Tumpengan dan Doa Bersama Sebagai Momentum Introspeksi dan Adaptasi Zaman
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib Dorong ASN Dukung Program 3 Juta Rumah Melalui Sosialisasi Peduli Rumah ASN Makmur
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib Hadiri Penutupan Tanwir IMM 2025 di UMM, Ajak Kader Perkuat Kolaborasi Membangun Negeri
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib Ajak Alumni Pesantren Mamba’ul Ma’arif Perkuat Ukhuwah dan Moral Bangsa Lewat Pengajian Rutin IKAPPMM