• Sabtu, 18 April 2026

Tuntutan 17+8 Bergema di DPR, Influencer Andovi-Chia: Jika Ada Niat Politik, Semua Bisa Dikebut Cepat

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Senin, 22 September 2025 | 14:18 WIB
Influencer Fathia Izzati (kedua depan) hingga Jerome Polin saat menyuarakan tuntutan rakyat di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 4 September 2025.   ((Instagram.com/@kittendust))
Influencer Fathia Izzati (kedua depan) hingga Jerome Polin saat menyuarakan tuntutan rakyat di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Kamis, 4 September 2025. ((Instagram.com/@kittendust))


WartaJatim.CO.ID –
Sejumlah influencer Tanah Air kembali menjadi sorotan publik setelah menyuarakan tuntutan rakyat yang dikenal dengan “17+8” di Gedung DPR RI, Jakarta Pusat, Kamis (4/9/2025). Gerakan ini menekankan agar pemerintah, DPR, hingga aparat keamanan segera menjawab aspirasi masyarakat sebelum tenggat 5 September 2025.

Salah satu figur yang hadir, aktor dan konten kreator Andovi da Lopez, menegaskan 17 tuntutan jangka pendek sebenarnya bisa dituntaskan dalam waktu singkat. Ia mengingatkan publik pada pengalaman tahun lalu ketika RUU Pilkada mampu disahkan hanya dalam semalam.

“Salah satu pertanyaan yang sering ditanya adalah apakah realistis mengerjakan 17+8 dalam 5 hari. Kalau kalian masih ingat, tahun lalu pasca putusan MK soal RUU Pilkada, itu bisa kok dikerjakan dalam satu malam saja,” ungkap Andovi di hadapan awak media.

Baca Juga: Respons TNI atas 17+8 Tuntutan Rakyat, Salah Satunya Desakan Segera Kembali ke Barak

Lebih lanjut, Andovi menekankan bahwa kunci utama bukan soal kecepatan teknis, melainkan niat politik. “Tuntutan ini bukan cuma ke DPR, tapi juga Polri, TNI, dan presiden. Dari 17 tuntutan, tiap lembaga hanya kebagian dua atau tiga poin. Kalau ada niat, mereka bisa kok menyelesaikannya dengan cepat,” tambahnya.

Selain Andovi, Fathia Izzati atau Chia dari grup musik Reality Club turut menyuarakan optimisme. Menurutnya, meski aksi jalanan mulai berkurang, semangat perjuangan tetap hidup lewat dukungan masyarakat di berbagai kanal media sosial.

“Gerakan ini sudah sangat masif dalam 4-5 hari terakhir. Optimis kita berangkatnya dari situ, bukan hanya dari DPR,” ujarnya. Chia menilai, dampak paling nyata dari gerakan ini adalah meningkatnya kesadaran politik warga. “Walaupun aksi turun ke jalan sudah berkurang, tapi semangatnya tidak akan hilang.

Baca Juga: Bahlil Pastikan Respons Terukur atas 17+8 Tuntutan Rakyat: Demokrasi Harus Lebih Baik

Yang pasti, momen ini jadi edukasi politik yang luar biasa, membuat warga lebih paham proses politik,” tegasnya. Aksi penyampaian aspirasi tersebut juga dihadiri influencer lain seperti Jerhemy Owen, Jerome Polin, Abigail Limuria, Andhyta F. Utami (Afu), Jovial da Lopez, hingga Ferry Irwandi.

Kehadiran mereka diterima langsung oleh anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka dan anggota Badan Aspirasi Masyarakat DPR RI Andre Rosiade. Baik Rieke maupun Andre menyampaikan kesediaannya untuk menampung aspirasi dan membawa tuntutan tersebut ke pembahasan internal DPR.

Gerakan “17+8” pun dipandang sebagai momentum penting untuk menjaga partisipasi publik dalam mengawal kebijakan negara. Dengan melibatkan figur publik berpengaruh, tuntutan ini diharapkan mendorong respons nyata dari pemerintah dan lembaga terkait dalam waktu dekat.

(SW)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X