wartajatim.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menunjukkan keseriusan dalam mencetak generasi emas melalui peluncuran empat program prioritas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang akan mulai diimplementasikan pada tahun ajaran 2025/2026.
Empat program ini dirancang untuk membentuk anak-anak Surabaya menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing secara global.
Komitmen ini ditegaskan oleh Ketua Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, dalam rangkaian acara Sosialisasi Program Prioritas PAUD dan Rapat Koordinasi Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) Tahap 2 yang digelar pada 15 Juli 2025 di Convention Hall Surabaya.
Baca Juga: Surabaya Jadi Kota Percontohan DTSEN, 97 Persen Data Penduduk Sudah Padan
Empat Program Prioritas PAUD Surabaya
- Wajib Belajar 13 Tahun (1 Tahun PAUD Pra-Sekolah)
Menyediakan akses pendidikan prasekolah bagi semua anak untuk membangun fondasi belajar yang kokoh. - Gerakan 7++ Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH)
Menanamkan kebiasaan positif seperti bangun pagi, makan sehat, dan tidur cukup, ditambah dua kebiasaan khas Surabaya. - MPLS Ramah Anak
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang menyenangkan dan bebas dari kekerasan, agar sekolah menjadi tempat aman dan nyaman. - Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH)
Kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam mendukung pola asuh dan pendidikan anak yang lebih berkualitas.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Teken RPJMD 2025–2029, Ini Target Besarnya!
“Program SOTH ini menjadi jembatan penting dalam membangun kolaborasi solid antara sekolah, orang tua, dan masyarakat. SOTH tidak hanya fokus pada transfer pengetahuan, tetapi juga membangun kesadaran kolektif bahwa pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama,” tegas Rini, Senin (14/7/2025).
Rini Indrayani yakin dan optimis pada kekuatan kolaborasi akan menjadi fondasi untuk membangun ekosistem PAUD yang berkelanjutan di Surabaya.
Acara ini turut melibatkan Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPPMP) Jatim, Kementerian Agama, Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan, kader SOTH-PKK, camat, lurah, serta berbagai organisasi mitra PAUD seperti PGRI, IGTKI, HIMPAUDI, hingga P3TPA.
Baca Juga: Kota Surabaya Raih Juara Umum Porprov Jatim 2025 dan Siap Jadi Tuan Rumah Porprov 2027
Sinergi ini menunjukkan bahwa penguatan PAUD di Surabaya adalah tanggung jawab kolektif semua elemen masyarakat.
(NR)
Artikel Terkait
Pemkot Surabaya Ajukan Diri Sebagai Tuan Rumah Porprov Jatim 2027: Optimisme dan Kesiapan
Pemkot Surabaya Perkuat Penertiban Trantibum Melalui Pembentukan Kampung Tangguh dan Pendirian Pos Penjagaan di Kawasan Rawan
Evaluasi Lelang Jabatan di Pemkot Surabaya: Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Pentingnya Rotasi dan Penempatan Pejabat
KPK Hibahkan Aset Rampasan Negara Sebesar Rp11,756 Miliar kepada Pemkot Surabaya
Pemkot Surabaya dan Kodim 0830 Gelar Panen Padi Serentak Nasional di Sukolilo Baru
Pemkot Surabaya Dampingi Proses Hukum Kasus Penahanan Ijazah Pekerja