• Sabtu, 18 April 2026

Satpol PP Surabaya Gelar Pengawasan Ketat di Eks Lokalisasi Moroseneng Bersama TNI-Polri

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Kamis, 9 Oktober 2025 | 15:04 WIB
Patroli Rutin Satpol PP Kota Surabaya di Moroseneng Pastikan Eks Lokalisasi Bebas Prostitusi (Foto: surabaya.go.id)
Patroli Rutin Satpol PP Kota Surabaya di Moroseneng Pastikan Eks Lokalisasi Bebas Prostitusi (Foto: surabaya.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Satpol PP Kota Surabaya menggelar pengawasan ketat di kawasan eks lokalisasi Moroseneng pada Selasa (7/10/2025) malam.

Pengawasan dilakukan sebagai respons terhadap aduan masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas negatif yang meresahkan di wilayah tersebut.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Dalam kegiatan ini, Satpol PP melibatkan petugas gabungan dari TNI, Polri, dan perangkat wilayah setempat untuk memastikan keamanan di eks lokalisasi.

Baca Juga: Istri Nadiem Makarim, Franka Franklin, Buka Suara Soal Sidang Praperadilan Kasus Korupsi Laptop Chromebook

Petugas menyisir rumah-rumah di kawasan itu guna memastikan tidak ada kegiatan negatif, termasuk praktik prostitusi, yang berlangsung di lokasi tersebut.

Camat Benowo Surabaya, Denny Christupel Tupamahu, menyatakan bahwa pihaknya bersama Satpol PP rutin melakukan pengawasan di eks lokalisasi Moroseneng.

“Eks lokalisasi ini sudah tutup sejak tahun 2015, itu selalu dilakukan patroli dan pengawasan. Patroli ini dilakukan oleh petugas Satpol PP Kota Surabaya maupun petugas Satpol PP yang bertugas di kecamatan Benowo,” kata Denny, Rabu (8/10/2025).

Baca Juga: Gempa Dahsyat Guncang Filipina! 72 Orang Tewas, Cebu Hancur dan Rumah WNI Ikut Rusak

Denny menjelaskan bahwa pengawasan ini dilakukan untuk menindaklanjuti keluhan warga terkait dugaan aktivitas yang meresahkan.

“Satpol PP melakukan pengawasan ketat disetiap rumah-rumah atas dugaan adanya kegiatan prostitusi yang meresahkan warga,” jelasnya.

Saat pengecekan, petugas tidak menemukan aktivitas mencurigakan di kawasan eks lokalisasi Moroseneng.

Baca Juga: BNPB Catat 14 Santri Tewas, 49 Masih Hilang dalam Tragedi Ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

“Kami tidak menemukan aktivitas yang diduga itu. Dikarenakan pintu terkunci, digembok dari luar. serta lampu mati sehingga butuh tindakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” imbuhnya.

Pengawasan ini akan terus dilakukan secara masif untuk mencegah munculnya kegiatan negatif di kawasan tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X