• Sabtu, 18 April 2026

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Raih Penghargaan Agregator Penggerak Wakaf Uang Nasional

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 13 Oktober 2025 | 07:00 WIB
Gerakan Wakaf Uang di Surabaya Dipimpin Wali Kota Eri Cahyadi Raih Rp1,5 Miliar (Foto: surabaya.go.id)
Gerakan Wakaf Uang di Surabaya Dipimpin Wali Kota Eri Cahyadi Raih Rp1,5 Miliar (Foto: surabaya.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menerima penghargaan sebagai Agregator Penggerak Wakaf Uang dalam acara yang digelar sebagai bagian dari inisiatif Kota Wakaf di Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2025.

Acara ini berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Utara, pada Rabu malam, 8 Oktober 2025, dan mengangkat tema “Jejak Kebaikan Zakat Wakaf: Transformasi Filantropi Islam Menuju Indonesia Emas 2025”.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Kegiatan penghargaan ini diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI, bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Baca Juga: Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib Berangkatkan Ribuan Peserta Wendit Fun Run 5K 2025 di Taman Wisata Air Wendit

Mewakili Wali Kota Eri, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Surabaya, Muhamad Fikser, menjelaskan alasan di balik penghargaan yang diterima Wali Kota.

“Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi dari Kementerian Agama (Kemenag) Pusat dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) Jakarta atas langkah proaktif dan antusiasme Wali Kota Eri. Tidak hanya fokus pada wakaf uang, Wali Kota Eri juga sangat serius menangani permasalahan tanah-tanah wakaf, masjid, musala, dan tempat ibadah lainnya di Surabaya untuk memastikan semua aset wakaf dapat clear dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” kata Fikser, Kamis, 9 Oktober 2025.

Baca Juga: Bupati Malang Sanusi Apresiasi Penutupan Pelatihan Dasar Kedisiplinan dan Kepemimpinan Siswa SMA Taruna Nusantara

Fikser menambahkan bahwa sebagai langkah awal, Wali Kota Eri mencanangkan gerakan wakaf uang di Kota Surabaya, dimulai dari internal, yaitu keluarga sendiri, lalu dilanjutkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot Surabaya dan ASN Kemenag Surabaya.

Setelah ASN memberikan teladan melalui partisipasi aktif, gerakan wakaf ini kemudian diperluas ke masyarakat luas agar semakin banyak warga yang terlibat.

“Gerakan ini di-kick off di Convention Hall dan berhasil mengumpulkan total wakaf hampir Rp1,5 miliar dalam waktu yang relatif singkat dari keluarga ASN Pemkot, ASN Kemenag, dan ASN BWI,” jelas Fikser.

Baca Juga: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Tegaskan Komitmen Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Daerah di Rakornas TPAKD 2025 Jakarta

Perolehan wakaf sebesar Rp1,5 miliar ini menjadi yang tertinggi di Indonesia dibandingkan kota-kota wakaf pilot project lainnya, dan menjadikan Surabaya sebagai satu-satunya kota wakaf di Jawa Timur.

“Kecepatan dan jumlah perolehan inilah yang menarik perhatian Kemenag RI dan BWI RI, menunjukkan keseriusan gerakan yang diinisiasi oleh Wali Kota Eri,” tambah Fikser.

Kepala Kantor Kemenag Kota Surabaya, Muhammad Muslim, menjelaskan bahwa Wali Kota Eri segera merespons positif setelah menerima audiensi dari tim Kemenag dan BWI terkait potensi wakaf di Surabaya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X