“Satu dari empat penduduk bangsa ini adalah anak-anak muda, di pundak merekalah masa depan bangsa ini dititipkan,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pentingnya dua strategi besar dalam menghadapi tantangan ketenagakerjaan nasional.
Pemerintah, kata Puguh, telah berupaya dengan strategi “pull factor” melalui pembukaan lapangan kerja dan jalur kewirausahaan.
Namun, strategi “push factor”, yaitu dorongan internal dari anak muda untuk berinovasi, juga harus terus diperkuat.
“Strategi pull factor perlahan sudah mulai dilakukan oleh pemerintah dengan langkah-langkah progresif untuk membuka lapangan kerja dan membuka jalur entrepreneurship. Strategi push factor yang lahir dari dorongan dan motivasi kuat anak-anak bangsa juga wajib terus dikuatkan,” jelasnya.
Ia berharap kegiatan seperti BISTIK 2025 bisa menjadi wadah yang mendorong mahasiswa untuk menyiapkan diri menghadapi realitas dunia kerja yang semakin kompetitif, sekaligus mengasah kepekaan terhadap dinamika sosial dan ekonomi bangsa.
“Semoga membawa manfaat. Semangat selalu,” tutupnya.
(***)
Artikel Terkait
Soroti Fenomena Paradox in Teaching, Puguh Wiji Pamungkas: Ini Bahaya Bagi Masa Depan Pendidikan Kita
Legislator Jatim Puguh Wiji Pamungkas Apresiasi Langkah Akademi Buah Nusantara (ABN) Cetak SDM Unggul di Sektor Buah Nusantara
Puguh DPRD Jatim Apresiasi Bikers Muhammadiyah, Dorong Anak Muda Jadi Agen Perubahan
Geger Pesta Seks Sesama Jenis di Surabaya, Puguh DPRD Jatim: Perkuat Pengawasan Satpol PP dan Pembinaan Moral
Anggota DPRD Jatim Puguh Wiji Pamungkas Nilai Sekolah Garuda Bisa Adopsi Model Sekolah Unggulan Jawa Timur
Legislator Jatim Puguh Wiji Pamungkas: Hari Santri Jadi Momentum Perkuat Kapasitas dan Daya Saing Santri Jawa Timur
Bantu Banyak Warga Jatim, Legislator Puguh Sebut Pemutihan Tunggakan BPJS Rp20 Triliun sebagai Langkah Progresif