surabaya

Pelaksanaan MPLS Ramah Anak di Surabaya Dapat Apresiasi, Kolaborasi PAUD dan Pemkot Bentuk Karakter Anak Bangsa

Jumat, 18 Juli 2025 | 14:47 WIB
Surabaya Inovasi MPLS dengan Pendekatan Ramah Anak, Dukung Tumbuh Kembang Optimal (Foto: surabaya.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Kota Surabaya tahun 2025 mendapatkan pujian berkat pendekatan yang ramah terhadap anak.

Kegiatan ini berlangsung di TK-KB-TPA Negeri Bung Karno, Jalan Pawijayatan No. 11, Surabaya, pada Selasa, 15 Juli 2025, dan turut dihadiri langsung oleh Direktur PAUD Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Nia Nurhasanah.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kota Surabaya, Direktur PAUD Kemendikdasmen RI meninjau langsung pelaksanaan MPLS untuk memastikan program berjalan dengan adaptif dan ramah anak.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Band Lokal yang Cocok untuk Menemani Akhir Pekan

Kegiatan dimulai dengan “Pagi Ceria” yang melibatkan para murid, mencakup menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, berdoa bersama, dan melakukan Senam Anak Indonesia Hebat.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, juga ikut serta dalam dialog santai bersama orang tua murid yang menjadi bagian dari acara tersebut.

Dalam dialog itu, Eri menekankan betapa pentingnya keterlibatan ayah dalam perkembangan dan pembentukan karakter anak.

Baca Juga: Warga Dikeroyok karena Tegur Konvoi Silat di Bandung, Empat Pelaku Ditangkap Polisi!

Nia Nurhasanah menyampaikan kekagumannya atas suasana MPLS di Surabaya yang berhasil menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan menyenangkan untuk anak-anak.

“Jika di rumah mereka disayangi orang tua, di sekolah baru pun mereka harus merasa sama. Mereka diperhatikan, dihormati, bahkan dimuliakan," ujarnya.

Ia juga memberi apresiasi atas kolaborasi yang kuat antara sekolah dan orang tua, serta keselarasan program-program yang dijalankan dengan visi Kemendikdasmen.

Baca Juga: Ahmad Dhani Laporkan Lita Gading soal Perundungan Anak, Kuasa Hukum: Tidak Ada Unsur Menjatuhkan Mental

Seperti Wajib Belajar 13 Tahun dengan satu tahun pra-sekolah PAUD, Gerakan 7++ Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (KAIH), MPLS Ramah Anak, serta Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH).

Menurut Nia, sinergi tersebut merupakan kolaborasi luar biasa antara program prioritas Kemendikdasmen dan Pemerintah Kota Surabaya.

Halaman:

Tags

Terkini