“Dari memasak untuk 1 hingga 10 porsi, dibutuhkan waktu untuk beradaptasi sebelum bisa memasak untuk 1.000 hingga 3.000 porsi dengan tingkat kematangan yang tepat,” ujarnya.
Ia juga mencatat bahwa saat ini terdapat 693 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia yang terlibat dalam program ini.
Baca Juga: Sritex Bangkrut: Karyawan PHK Dapatkah Pesangon? Ini Penjelasan Kurator
Menurut data BGN, saat ini hanya ada 2.000 orang yang siap melaksanakan program MBG, sementara 30.000 orang lainnya sedang dalam pelatihan.
“Tenaga ini diperkirakan baru akan siap pada awal Agustus setelah menyelesaikan pendidikan pada akhir Juli,” tutup Dadan saat peresmian Danantara Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, pada Senin, 24 Februari 2025.
Baca Juga: Sritex Pailit: Kurator Kuasai Aset dan PHK Ribuan Karyawan
Dengan langkah-langkah ini, BGN berharap dapat mengurangi risiko keracunan makanan dan meningkatkan kualitas program Makan Bergizi Gratis.
(***)
Artikel Terkait
Kemnaker dan BGN Gabung Gagasan Makan Bergizi Gratis untuk Membuat Lapangan Kerja
Program Makan Bergizi Gratis: Akses Gizi Merata di 38 Provinsi Indonesia
Romo H.R. Muhammad Syafi'i: Kolaborasi Ormas Islam Penting untuk Sukseskan Program Makan Bergizi Gratis
Menteri Wihaji Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di Madiun untuk Cegah Stunting
Makan Bergizi Gratis: Program Inovatif untuk Ibu Hamil, Ibu Menyusui, dan Balita di Kota Madiun