• Sabtu, 18 April 2026

Indonesia Mendorong Aksesi ke OECD Melalui Kunjungan Menko Airlangga ke Paris

Photo Author
Baharudin Gia, Wartajatim.co.id
- Selasa, 4 Maret 2025 | 20:31 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sedang berdiskusi. (Foto: ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto sedang berdiskusi. (Foto: ekon.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memimpin delegasi Indonesia dalam kunjungan kerja ke Paris, Prancis, dari 3 hingga 5 Maret 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk menghadiri serangkaian pertemuan dengan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dengan tujuan mempercepat proses aksesi Indonesia menjadi anggota penuh OECD.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Indonesia untuk memperkuat integrasi ekonomi nasional dengan perekonomian global dan menghindari jebakan negara dengan pendapatan menengah (middle-income trap).

Baca Juga: Ingat Bogor, Dedi Mulyadi Soroti Alih Fungsi Lahan Usai Bencana Alam

Menurut Keputusan Presiden Nomor 17 Tahun 2024, Airlangga ditugaskan sebagai Ketua Pelaksana Tim Nasional Aksesi OECD.

Selama kunjungan, Menko Airlangga dijadwalkan bertemu dengan Menteri Ekonomi, Keuangan, serta Kedaulatan Industri dan Digital Prancis, Eric Lombard; Sekretaris Jenderal OECD, Mathias Cormann; dan Duta Besar Negara OECD dari Australia, Jepang, Belanda, Inggris, Polandia, Irlandia, Jerman, Prancis, dan Korea Selatan.

Selain itu, Airlangga juga akan menjadi pembicara pada UNESCO World Engineer’s Day dengan topik peran insinyur dalam merancang kebijakan untuk pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Langganan Banjir, Dedi Mulyadi Usulkan Rumah Panggung 2,5 Meter untuk Warga Karawang

“Pertemuan ini menegaskan komitmen Indonesia dalam melaksanakan reformasi struktural yang diperlukan agar sejalan dengan standar OECD,” kata Airlangga.

“Pertemuan dengan Sekjen OECD diperlukan untuk membahas langkah lanjutan terkait proses aksesi Indonesia, terutama penyampaian Initial Memorandum Indonesia pada Pertemuan Dewan OECD Tingkat Menteri pada Juni 2025.”

Proses aksesi Indonesia ke OECD melibatkan evaluasi mendalam terkait aspek tata kelola ekonomi dan tata kelola publik, serta kemampuan, kapasitas, dan engagement, serta peran Indonesia di tataran regional dan global terhadap ekonomi dunia.

Baca Juga: Nikita Mirzani Penuhi Panggilan Polisi, Pilih Bungkam dan Masuk Lewat Pintu Belakang

Saat ini, Pemerintah Indonesia sedang merampungkan dokumen Initial Memorandum untuk menilai kesesuaian antara kebijakan, regulasi, dan standar Pemerintah Indonesia terhadap instrumen OECD.

Menko Airlangga akan menyampaikan berbagai inisiatif dan reformasi kebijakan yang telah dilakukan Indonesia untuk mendorong proses aksesi OECD ini.

Selain itu, Airlangga juga akan melakukan pertemuan dengan beberapa Duta Besar negara OECD untuk menindaklanjuti komitmen dukungan terhadap aksesi Indonesia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X