“Kalau antrean seperti ini, saya kira bukan masalah yang sangat fundamental, hanya soal distribusi,” kata Fawait.
Di sisi lain, sejumlah media lokal turut mengedukasi masyarakat dengan memberikan tips penghematan bahan bakar selama masa krisis berlangsung.
Beberapa cara yang disarankan antara lain menghindari perjalanan yang tidak mendesak, memilih transportasi umum atau bersama, serta memastikan kendaraan dalam kondisi optimal untuk efisiensi bahan bakar.
Fawait mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan dan tetap tenang menanti proses normalisasi distribusi yang sedang diupayakan oleh pemerintah bersama Pertamina.
Baca Juga: Jokowi Dicecar 45 Pertanyaan soal Ijazah, Termasuk Unggahan Kader PSI: “Tidak Saya Perintahkan”
Hingga akhir Juli, distribusi BBM dari jalur alternatif sudah mulai dilakukan dan diharapkan mampu memenuhi kebutuhan harian warga Jember dalam beberapa hari mendatang.
Pemerintah Kabupaten Jember memastikan bahwa krisis BBM ini bersifat sementara dan dapat segera diatasi apabila distribusi dari terminal pengganti berjalan dengan lancar. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman Wafi Serahkan Bantuan Jerigen BBM Bersubsidi dan Kartu Jaminan Sosial untuk Nelayan Pesisir
Bupati Ipuk Minta Jalur Gumitir Banyuwangi-Jember Tak Ditutup Total Selama Proyek
Penutupan Jalur Gumitir Banyuwangi-Jember Dua Bulan, Dishub Koordinasi Tambah Titik Berhenti Kereta dan Rute Bus
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Minta Jalur Gumitir Tidak Ditutup Total untuk Atasi Kemacetan Pelabuhan Ketapang
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Tingkatkan Jadwal Kereta dan Penerbangan Hadapi Penutupan Jalur Gumitir Selama Dua Bulan