WartaJatim.CO.ID - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, akhirnya angkat bicara soal liburan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang tengah ramai disorot publik.
Pasalnya, Lucky diketahui berlibur ke Jepang saat momen Lebaran 2025 tanpa mengajukan izin resmi kepada pihak berwenang.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Dedi melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @dedimulyadiofficial, pada Senin, 7 April 2025.
Baca Juga: Dedi Mulyadi Hapus Utang Pajak Kendaraan Warga Jabar! Simak Kebijakan Menarik Ini!
Dalam unggahan itu, ia menegaskan pentingnya kepala daerah memahami prosedur dan menjaga etika sebagai pejabat publik, terlebih di momen penting seperti Lebaran.
"Betul bahwa itu adalah hak pribadi, setiap orang boleh berlibur apalagi di hari libur dan cuti Lebaran," ujar Dedi dalam pernyataannya.
Meski mengakui bahwa liburan merupakan hak pribadi, Dedi tetap menyoroti aspek formalitas yang harus dipenuhi oleh setiap pejabat daerah, termasuk Lucky Hakim.
Baca Juga: Proyek Normalisasi Sungai Bekasi Terhambat! Dedi Mulyadi: “Sungai Disertifikatkan, Ini Jahat!”
Ia menyebut, untuk bepergian ke luar negeri, kepala daerah diwajibkan memperoleh izin dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur.
"Untuk gubernur, bupati, wali kota, wakil gubernur, wakil bupati, wakil wali kota, kalau melakukan perjalanan ke luar negeri harus mendapat izin dari Mendagri," tegasnya.
"Suratnya diajukan melalui Gubernur Jawa Barat," imbuh Dedi.
Sorotan publik terhadap liburan Lucky bermula saat ia mengunggah potret dirinya menikmati suasana musim semi di Jepang melalui akun Instagram-nya, @luckyhakimofficial, pada Minggu, 6 April 2025.
Baca Juga: Terungkap! 4 Bangunan di Puncak Bogor Disegel Dedi Mulyadi, Simak Alasannya!
Postingan itu kemudian dibagikan ulang oleh Dedi Mulyadi sebagai bentuk sindiran halus namun tajam terhadap tindakan bawahannya itu.
Dedi pun menyayangkan bahwa waktu liburan Lucky bertepatan dengan momen Lebaran.