Data Jawa Barat Diperbarui
Selain meluruskan total dana mengendap, Tito juga mengklarifikasi data yang disebutkan Kemenkeu terkait daerah dengan simpanan tertinggi, seperti DKI Jakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat.
Menurut Tito, data Jawa Barat telah menurun dari Rp3,8 triliun per Agustus menjadi Rp2,6 triliun pada Oktober 2025. “BLUD itu seperti rumah sakit, ada perputaran uang di sana. Sekarang sudah dibelanjakan untuk operasional dan proyek infrastruktur,” ujarnya.
Ia menutup penjelasannya dengan menegaskan bahwa perbedaan antara data Kemendagri dan Kemenkeu sebenarnya tidak substansial. “Case di Jabar clear. Data yang dipegang Pak Dedi sama dengan data Kemendagri, yaitu Rp2,6 triliun di Oktober,” tutur Tito.
(DP)