• Sabtu, 18 April 2026

Terungkap! Kemenag Beberkan Alasan Jemaah Haji Indonesia Ditangkap di Arab Saudi

Photo Author
Novi Embun Tristiani, Wartajatim.co.id
- Rabu, 21 Mei 2025 | 14:11 WIB
Kemenag mengungkap alasan jemaah haji Indonesia ditangkap di Arab Saudi. (Foto:  Konevi / Pixabay)
Kemenag mengungkap alasan jemaah haji Indonesia ditangkap di Arab Saudi. (Foto: Konevi / Pixabay)

Untuk mengatasi persoalan ini, Kemenag akan memperketat pengawalan jemaah haji melalui jalur resmi yang dikoordinasikan oleh syarikah. Tujuannya agar tidak ada jemaah yang lolos ke Makkah tanpa pengawasan.

“Ini kenapa kami kemarin agak ketat, bukan tega ya tapi agak ketat agar jangan sampai masuk ke Makkah tidak dalam pengawalan syarikahnya yang bisa menembusnya (Makkah),” imbuh Hilman.

Syarikah merupakan perusahaan mitra resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang bertugas menyelenggarakan berbagai layanan penting bagi jemaah selama ibadah haji. Layanan tersebut meliputi akomodasi, transportasi, logistik, dan kesehatan.

Baca Juga: Percepatan Konektivitas Pariwisata Banyuwangi Bali Barat Bali Utara untuk Distribusi Wisatawan dan Penguatan Ekonomi

Untuk musim haji 2025, delapan syarikah akan membantu melayani jemaah asal Indonesia. Mereka adalah Al Bait Guests, Rakeen Mashariq, Sana Mashariq, Rehlat & Manafea, Al Rifadah, Rawaf Mina, MCDC, dan Rifad.

Masing-masing akan menangani 11.000 hingga 36.000 jemaah sesuai pembagian wilayah kerja.

Dengan kehadiran syarikah, pemerintah berharap pengawasan dan pelayanan terhadap jemaah haji akan semakin baik.

Kolaborasi ini dinilai penting untuk mencegah pelanggaran administrasi sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan ibadah haji.

Baca Juga: Mainkan Peran Sebagai Saudari Kembar di Our Unwritten Seoul, Park Boyoung Ungkap Perbedaan Karakter Keduanya

Upaya ini juga menjadi langkah pencegahan agar jemaah tidak menjadi korban praktik ilegal yang bisa membahayakan keselamatan mereka, terutama di tengah ketatnya pengawasan otoritas Arab Saudi terhadap jemaah asing.

Pemerintah bersama DPR RI pun terus mematangkan persiapan agar penyelenggaraan haji tahun 2025 berjalan lebih tertib dan terkoordinasi. Penekanan pada regulasi dan pengawasan bukan semata untuk menertibkan, tetapi juga demi keselamatan dan kelancaran ibadah jemaah.

(***)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novi Embun Tristiani

Sumber: WartaJatim.co.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Diplomasi Panas AS-Iran: Tenggat Serangan Ditunda

Jumat, 27 Maret 2026 | 15:02 WIB
X