Untuk mengatasi persoalan ini, Kemenag akan memperketat pengawalan jemaah haji melalui jalur resmi yang dikoordinasikan oleh syarikah. Tujuannya agar tidak ada jemaah yang lolos ke Makkah tanpa pengawasan.
“Ini kenapa kami kemarin agak ketat, bukan tega ya tapi agak ketat agar jangan sampai masuk ke Makkah tidak dalam pengawalan syarikahnya yang bisa menembusnya (Makkah),” imbuh Hilman.
Syarikah merupakan perusahaan mitra resmi dari Pemerintah Arab Saudi yang bertugas menyelenggarakan berbagai layanan penting bagi jemaah selama ibadah haji. Layanan tersebut meliputi akomodasi, transportasi, logistik, dan kesehatan.
Untuk musim haji 2025, delapan syarikah akan membantu melayani jemaah asal Indonesia. Mereka adalah Al Bait Guests, Rakeen Mashariq, Sana Mashariq, Rehlat & Manafea, Al Rifadah, Rawaf Mina, MCDC, dan Rifad.
Masing-masing akan menangani 11.000 hingga 36.000 jemaah sesuai pembagian wilayah kerja.
Dengan kehadiran syarikah, pemerintah berharap pengawasan dan pelayanan terhadap jemaah haji akan semakin baik.
Kolaborasi ini dinilai penting untuk mencegah pelanggaran administrasi sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman selama pelaksanaan ibadah haji.
Upaya ini juga menjadi langkah pencegahan agar jemaah tidak menjadi korban praktik ilegal yang bisa membahayakan keselamatan mereka, terutama di tengah ketatnya pengawasan otoritas Arab Saudi terhadap jemaah asing.
Pemerintah bersama DPR RI pun terus mematangkan persiapan agar penyelenggaraan haji tahun 2025 berjalan lebih tertib dan terkoordinasi. Penekanan pada regulasi dan pengawasan bukan semata untuk menertibkan, tetapi juga demi keselamatan dan kelancaran ibadah jemaah.
(***)
Artikel Terkait
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Lepas 120 Jemaah Haji Kloter 63 dengan Doa dan Harapan Keselamatan
Bupati Lamongan Lepas 1.831 Jamaah Haji 1446 H dengan Pelayanan Maksimal dan Fokus Jaga Kesehatan
Wali Kota Malang Lepas 36 Calon Jemaah Haji ASN Pemkot dengan Doa Agar Ibadah Lancar dan Haji Mabrur
Pemerintah Berikan Solusi Permasalahan Beda Syarikah ketika Jamaah Calon Haji Terpisah dari Rombongan
Pemberangkatan 1.463 Jemaah Calon Haji Kabupaten Bojonegoro 2025 di Pendopo Malowopati