Suratno menegaskan, "Kami tekankan sistem SPMB dalam rangka SPMB telah disusun seusai dengan aturan-aturan yang ditetapkan agar berjalan, teratur, lancar, dan mudah. Prinsipnya harus akuntabel, transparan, berintegritas, dan berekadailan."
SPMB tahun ajaran 2025-2026 di Banyuwangi membuka empat jalur penerimaan siswa baru.
Jalur afirmasi diperuntukkan bagi keluarga kurang mampu dan penyandang disabilitas dengan kuota 20 persen.
Jalur mutasi untuk siswa yang mengikuti pindah tugas orang tua memiliki kuota 5 persen.
Pelaksanaan jalur afirmasi dan mutasi dijadwalkan pada 19-20 Mei dan hasilnya diumumkan pada 21 Mei.
Jalur prestasi memiliki kuota 35 persen yang terbagi atas prestasi rata-rata raport 15 persen, prestasi akademik 10 persen, dan prestasi nonakademik 10 persen.
Baca Juga: Jokowi: Meme Buatan Mahasiswa ITB Soal Dirinya dan Prabowo Sudah 'Kebablasan' Namun Jadi Peringatan
Jalur domisili untuk siswa yang rumahnya dekat sekolah memiliki kuota 40 persen. Pelaksanaan jalur domisili akan berlangsung pada 2-3 Juni dan hasilnya diumumkan pada 4 Juni.
Jalur domisili menggantikan sistem zonasi yang digunakan pada penerimaan siswa baru tahun sebelumnya.
Suratno menambahkan, "Walaupun sistem berubah, untuk Banyuwangi tidak menjadi masalah. Sebab Banyuwangi selama ini sudah menggunakan sistem zonasi yang tidak full zona, tapi sudah menggunakan domisili."
Dengan kebijakan ini, Banyuwangi berharap dapat mendorong prestasi siswa sekaligus memberikan kesempatan yang adil dan merata dalam penerimaan murid baru. (gha)
Artikel Terkait
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Tinjau Dapur Makan Bergizi Gratis di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Sempu
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Ajak Warga NU Bersatu Membangun Daerah untuk Meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia dan Menekan Angka Kemiskinan
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Ajak PKK dan Posyandu Berperan Aktif dalam Pembangunan Daerah
Penghijauan Lereng Gunung Ijen: Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Pimpin Kolaborasi Penanaman 66 Ribu Pohon untuk Cegah Krisis Lingkungan
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Ajak Ikawangi Pererat Solidaritas untuk Promosikan dan Majukan Daerah di Tengah Tantangan Global