• Sabtu, 18 April 2026

Wakil Bupati Pasuruan Tekankan Pentingnya Pencegahan Kebakaran Hutan di Musim Kemarau Melalui Sinergi BPBD dan Pemangku Kepentingan

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Selasa, 22 Juli 2025 | 17:05 WIB
Wakil Bupati Pasuruan Tegaskan Pentingnya Mitigasi Bencana di Musim Kemarau (Foto: pasuruankab.go.id)
Wakil Bupati Pasuruan Tegaskan Pentingnya Mitigasi Bencana di Musim Kemarau (Foto: pasuruankab.go.id)

WartaJatim.CO.ID - Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori, meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan untuk terus meningkatkan upaya pencegahan bencana, terutama di musim kemarau yang rawan dengan angin kencang.

Permintaan tersebut disampaikan setelah Gus Shobih mengikuti Apel Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) serta Pembukaan Gelar Peralatan Tahun 2025 yang berlangsung di Kebun Raya Purwodadi pada Senin, 21 Juli 2025.

Dikutip WartaJatim dari laman Pemerintah Kab Pasuruan, Menurutnya, mitigasi bencana sangat penting dilakukan agar risiko kebakaran hutan bisa diminimalkan melalui berbagai upaya mulai dari pencegahan, kesiapsiagaan, hingga penanggulangan.

Baca Juga: Anies Baswedan Tunjukkan Dukungan di Sidang Tom Lembong, Soroti Sorotan Dunia Soal Kasus Korupsi Impor Gula

Langkah tersebut mencakup identifikasi potensi bahaya, penyediaan sarana deteksi dan evakuasi, pelatihan bagi petugas, serta evaluasi rutin supaya penanganan bencana bisa optimal.

"Kami berharap kepada Kalaksa BPBD Kabupaten Pasuruan agar selalu berkoordinasi dengan pihak di bawah. Terutama dengan Pemerintah Desa untuk mengantisipasi bencana. Apalagi di musim kemarau saat ini. Yang paling berpotensi adalah bencana kebakaran," ujarnya.

Gus Shobih juga menyoroti sinergi yang telah terjalin antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk badan kebencanaan dan organisasi kemasyarakatan.

Baca Juga: Rosalia Indah Nonaktifkan Kru dan Selidiki CCTV Usai Laptop Penumpang Hilang di Rute Solo–Malang

Ia menyebut kemitraan yang berjalan dengan baik tersebut melibatkan organisasi seperti Muhammadiyah Disaster Management Center, yang siap membantu tanpa perlu diminta saat terjadi bencana.

"Sinergi Pemkab Pasuruan dengan stakeholders alhamdulillah baik. Terutama dengan badan-badan kebencanaan yang ada di organisasi-organisasi kemasyarakatan."

"Ada Muhammadiyah Disaster Management Center di Muhammadiyah dan sebagainya. Jika ada bencana, tanpa dikontak, mereka sudah bisa bekerjasama dengan Pemerintah Daerah," tutur Gus Shobih.

Baca Juga: Trump Umumkan Tarif Ekspor RI Jadi 19%, AS Dapat Energi, Pangan, dan 50 Pesawat Boeing

Acara yang dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, dan Kepala Pelaksana BPBD se-Jawa Timur, juga menjadi momen bagi Wakil Bupati untuk mendorong kepala perangkat daerah agar mendukung penganggaran untuk penanggulangan bencana.

Ia berharap setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memasukkan aspek kebencanaan dalam anggaran mereka demi kelancaran tugas BPBD.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: pasuruankab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X