Dalam kesempatan tersebut, Nurul Azizah juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam memanfaatkan kesempatan untuk berkembang.
Ia menyebut bahwa angka pengangguran di Bojonegoro saat ini mencapai 4,46 persen, angka yang meski lebih rendah dibandingkan tingkat nasional dan provinsi, tetap harus menjadi perhatian serius.
Menurutnya, kegiatan seperti BYF dapat menjadi wadah positif untuk mengurangi pengangguran sekaligus menumbuhkan jiwa produktif di kalangan pemuda.
“Mudah-mudahan acara ini menjadi acara yang berkelanjutan dan ditingkatkan agar menjadi Bojonegoro Berkelas,” pungkasnya.
Baca Juga: Tak Harus Sarjana! MK Putuskan Capres dan Cawapres Tetap Bisa Lulusan SMA, Ini Alasan Lengkapnya
Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Bojonegoro, Arief Sugiharto, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan ini berlangsung selama dua hari dan melibatkan lebih dari 500 pelajar SMA, MA, dan SMK yang tergabung dalam organisasi kepemudaan.
Tujuannya, kata Arief, adalah untuk menggali potensi pemuda baik secara individu maupun kelompok, sekaligus membangun kolaborasi kreatif yang berdampak bagi masyarakat.
“Masyarakat Bojonegoro sangat antusias, ketika tiket dibuka mulai 1-2 menit 300 tiket habis, kita sampai buka 3 kali,” ujarnya.
Selain pertunjukan dan motivasi, BYF 2025 juga menyelenggarakan lomba olahraga tradisional seperti dagongan dan terompah panjang, serta pameran youth entrepreneur yang menampilkan berbagai karya inovatif dari anak muda Bojonegoro.
Kegiatan ini menjadi ruang ekspresi sekaligus pembuktian bahwa generasi muda Bojonegoro memiliki potensi luar biasa untuk berkontribusi pada pembangunan daerah.
Puncak acara ditutup dengan penampilan memukau dari Bondan Prakoso, yang sukses mengguncang panggung GOR Utama Bojonegoro.
Baca Juga: EJSC Malang Ajak Pelaku Kreatif Kuasai AI Lewat Workshop Pembuatan Konten Produk
Suara khas dan lirik-lirik motivatifnya menghipnotis penonton, terutama saat lagu “Menerjang Matahari” mengalun penuh semangat.
Artikel Terkait
Kolaborasi Strategis Bupati Setyo Wahono dan Delapan Perguruan Tinggi Dukung Peningkatan Kualitas Pendidikan Bojonegoro
Museum Rajekwesi Bojonegoro Jadi Magnet Wisata Edukasi, Siswa dan Warga Antusias Kunjungi Koleksi Fosil Bersejarah
Bupati Setyo Wahono Ajak 310 Peserta Pelatihan di Bojonegoro Kembangkan Kemandirian Ekonomi Lewat Program Pelat Baja 2025
Ribuan Santri Padati Alun-Alun Bojonegoro Peringati Hari Santri Nasional 2025 dengan Semangat Kebangsaan dan Peradaban Dunia
Pemkab Bojonegoro Gencarkan Program Gemarikan dan Gerimis Madu di Desa Sambiroto untuk Wujudkan Generasi Emas 2045