• Sabtu, 18 April 2026

Di Tengah Isu Dwifungsi ABRI, Anita Wahid Ceritakan Keluarganya yang Pernah Diteror TNI

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Rabu, 26 Maret 2025 | 19:36 WIB
Potret Anita Wahid Putri Keempat Gus Dur yang Menceritakan Aksi Teror Masa Orde Baru (Instagram @anitwahid)
Potret Anita Wahid Putri Keempat Gus Dur yang Menceritakan Aksi Teror Masa Orde Baru (Instagram @anitwahid)


Setelah reformasi 1998, dwifungsi ABRI resmi dihapuskan sebagai bentuk komitmen terhadap demokrasi dan supremasi sipil.

Namun, isu mengenai revisi Undang-Undang TNI yang berpotensi membuka kembali ruang bagi militer untuk berperan dalam urusan sipil kembali menjadi sorotan publik.

Baca Juga: Bupati Mojokerto Luncurkan Program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Warga

Banyak pihak yang khawatir bahwa kembalinya dwifungsi ABRI dapat mengulang praktik-praktik otoriter yang represif.


Pengalaman pahit yang diceritakan Anita Wahid menjadi pengingat bahwa kebebasan berekspresi dan demokrasi di Indonesia perlu terus dijaga.

“Saya berharap Indonesia tidak kembali ke masa di mana teror dan intimidasi menjadi alat untuk membungkam suara-suara kritis,” tulis Anita di akhir unggahannya.

Baca Juga: Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Dipimpin Menteri Dalam Negeri di Magetan: Tantangan Pertumbuhan Ekonomi dan Kenaikan Harga Pangan
Kisah ini juga menjadi refleksi penting bagi masyarakat untuk terus mempertahankan nilai-nilai demokrasi yang telah diperjuangkan sejak masa reformasi.

Dalam konteks pembahasan mengenai peran militer saat ini, suara dan pengalaman seperti yang dibagikan Anita dapat menjadi bahan pertimbangan penting bagi pengambil kebijakan untuk menjaga keseimbangan kekuatan sipil dan militer di Indonesia. (RAP)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Baharudin Gia

Sumber: Instagram @anitwahid

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X