“Di situ disyaratkan juga bahwa mereka harus menyediakan petugas parkir yang dia diberikan identitas dari tempat usahanya,” ujarnya.
Pemkot Surabaya dapat menjatuhkan sanksi pencabutan izin usaha bagi toko swalayan yang tidak menyediakan petugas parkir resmi.
"Sanksinya ketika dia melanggar perizinan termasuk IMB (Izin Mendirikan Bangunan), maka dicabut perizinannya. Tapi saya tidak (cabut izin usaha), saya berikan kesempatan dulu, yang saya silang (segel) adalah tempat parkirnya,” ujar Eri.
Salah satu contoh penindakan nyata adalah penyegelan area parkir toko swalayan di Jalan Dharmahusada.
"Ada (toko swalayan) yang saya tutup di Jalan Dharmahusada. Karena apa? Parkirnya disewakan untuk tenant UMKM, (sewanya) satu bulan bisa sampai Rp800 ribuan. Padahal izinnya parkir, lah kok malah disewa-sewakan. Ini menyalahi aturan,” ungkapnya.
Eri mengingatkan bahwa pemanfaatan lahan parkir oleh UMKM harus bersifat gratis sebagaimana tercantum dalam Pasal 5 Perwali Nomor 116 Tahun 2023.
“Makanya, kalau ada orang nggak ngerti, kok yang ditutup tempat usahanya (toko swalayan)? Ya karena ini (lahan parkir) harusnya dibuat gratis (UMKM), malah (UMKM) diminta bayar tenant-nya. (Yang sewa) orang Surabaya lagi, yang dia itu warga yang ada di sekitar toko swalayan,” tuturnya.
Baca Juga: Al Ghazali Gelar Prosesi Siraman di Rumah Sahabat, Maia Estianty Ungkap Alasannya
Eri menegaskan bahwa kebijakan penertiban parkir bukan untuk mengancam pelaku usaha, namun sebagai perlindungan konsumen dan pelaku usaha itu sendiri.
"Banyak yang bilang kalau langkah ini mengancam pengusaha minimarket. Itu salah besar, justru kita melindungi pengusaha minimarket itu sendiri," tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya keberadaan petugas parkir resmi untuk mencegah kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Baca Juga: Kolaborasi Sinergis Masyarakat dan Pemerintah Perbaiki Tiga Jalan Desa di Candipuro Lumajang
“Karena selama ini banyak kasus curanmor di halaman minimarket yang tak ada penjaganya," tuturnya.
Artikel Terkait
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Tegaskan Komitmen untuk Pelayanan Publik yang Transparan dan Cepat di Dispendukcapil
Surabaya Capai 100% Open Defecation Free: Wali Kota Eri Cahyadi Paparkan Capaian Sanitasi Total Berbasis Masyarakat
Wali Kota Eri Cahyadi Siapkan "Kabinet Surabaya Berkah" dengan Kepala PD yang Memiliki Target Jelas dan Terukur untuk Mewujudkan Birokrasi yang Efekti
Wali Kota Eri Paparkan Strategi Pengembangan Transportasi Publik Terintegrasi Surabaya Raya
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Ungkap 15 Ijazah Karyawan Diduga Ditahan oleh Perusahaan Sentosa Seal