Aspek penting lain yang ditekankan Wali Kota adalah penguasaan teknologi oleh seluruh anak di RIAS.
Baca Juga: Pelantikan PPPK Batang Hari Diwarnai Insiden Lucu: Balon Gagal Terbang dan Rumor Bupati Ngambek
Oleh karena itu, dua kelas komputer disiapkan untuk memastikan mereka mampu mengoperasikan perangkat komputer dengan baik.
"Kita tadi melihat ada dua kelas (komputer) yang memang kita wajibkan semua anak-anak bisa menggunakan komputer dan memiliki kelebihan di bidang digitalisasi,” tambah Eri Cahyadi.
Selain pelatihan teknologi, RIAS di Wonorejo Timur juga menawarkan beragam kegiatan ekstrakurikuler, seperti pencak silat, futsal, voli, dan balap sepeda bagi anak-anak asrama.
Dari cabang olahraga tinju, sudah banyak atlet muda berbakat yang lahir dari RIAS, dengan delapan atlet tinju yang berasal dari lembaga tersebut.
Untuk menanamkan kedisiplinan dan wawasan kebangsaan, Pemkot Surabaya menggandeng Komando Garnisun Tetap III/Surabaya (Kogartap III), sebagai upaya membentuk generasi muda yang berkarakter kuat, cakap secara akademis, dan berakhlak mulia.
"Kami ingin anak-anak yang lulus dari RIAS selain memiliki kemampuan dan keyakinan, juga memiliki wawasan kebangsaan yang kuat serta akhlaqul karimah,” harapnya.
Wali Kota Eri menegaskan bahwa penghuni RIAS berasal dari keluarga kurang mampu sehingga keberadaan asrama ini merupakan kesempatan bagi mereka untuk mengubah nasib melalui pendidikan dan pengembangan karakter.
"Saya juga bilang, ketika mereka ke sekolah, kasih baju (seragam) yang bagus, kasih tas yang bagus, kasih sepatu yang bagus. Karena mereka tidak boleh minder,” ujarnya.
Ia menambahkan, komitmen Pemkot Surabaya adalah menjadikan RIAS sebagai tempat pembinaan yang mampu mencetak pemimpin masa depan.
Baca Juga: Geger! Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina Tembus Rp285 Triliun, Naik Tajam!
Eri ingin membuktikan bahwa anak-anak yang tinggal di asrama ini dapat memiliki prestasi dan daya saing tinggi di sekolah formal.
Artikel Terkait
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Tegaskan Komitmen untuk Pelayanan Publik yang Transparan dan Cepat di Dispendukcapil
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi Ungkap 15 Ijazah Karyawan Diduga Ditahan oleh Perusahaan Sentosa Seal
Kronologi Jan Hwa Diana: Dari Penahanan Ijazah hingga Konflik dengan Wakil Wali Kota Surabaya
Wali Kota Surabaya Tegaskan Minimarket Wajib Sediakan Parkir Gratis dan Petugas Resmi Sesuai Perda Terbaru
Wali Kota Surabaya Larang Parkir di Jalan Tunjungan Demi Tertib Lalu Lintas dan Penataan Kawasan Wisata