• Sabtu, 18 April 2026

Pemkot Surabaya Gelar Seminar Keterbukaan Publik Dorong Partisipasi Gen Z dan Mahasiswa Internasional

Photo Author
Ghany Ulyasalim, Wartajatim.co.id
- Senin, 20 Oktober 2025 | 06:14 WIB
Dinkominfo Surabaya Tekankan Transparansi dan Literasi Digital Gen Z melalui Seminar KIP 2025 (Foto: surabaya.go.id)
Dinkominfo Surabaya Tekankan Transparansi dan Literasi Digital Gen Z melalui Seminar KIP 2025 (Foto: surabaya.go.id)

Pemkot Surabaya terus memperkuat ekosistem KIP melalui peningkatan kualitas portal data, standarisasi metadata, serta penguatan peran Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan Walidata.

Baca Juga: Soroti Fenomena Paradox in Teaching, Puguh Wiji Pamungkas: Ini Bahaya Bagi Masa Depan Pendidikan Kita

Tujuan upaya ini adalah agar data yang dirilis tidak berhenti pada tahap publikasi, tetapi dapat dimanfaatkan secara nyata untuk peningkatan layanan publik.

Apresiasi khusus diberikan kepada Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur (KI Jatim) dan Narasio Data atas dukungan mereka dalam seminar ini.

Kehadiran perwakilan KI Jatim, Yunus Mansur Yasin, dan Co-Founder Narasio Data, Farida, menjadi pengingat sekaligus penyemangat bagi Pemkot Surabaya untuk terus memperkuat pelayanan informasi publik.

Baca Juga: Praperadilan Nadiem Makarim Kandas, Hakim Pastikan Penetapan Tersangka oleh Kejagung Sah Menurut Hukum

“Kami berkomitmen memperkuat pelayanan informasi dan selalu mengikuti mekanisme penyelesaian sengketa informasi dengan baik,” ungkap Fikser.

Ia berharap sinergi antara Pemkot, KI Jatim, dan Narasio Data dapat lebih produktif dalam pendampingan teknis, replikasi praktik baik, serta penjelasan klasifikasi data, kewajiban membuka informasi, dan konsekuensi hukum dari penyampaian data privasi.

Fikser juga menekankan pentingnya literasi digital dan sikap kritis mahasiswa dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial.

Baca Juga: Ketua Alumni Minta Maaf, 67 Santri Tewas dalam Tragedi Runtuhnya Ponpes Al Khoziny

“Inilah tugas kita, butuh cara mencari informasi yang benar. Di sinilah pentingnya mereka tahu sumber informasi yang kredibel agar dapat menangkal hoax dan disinformasi yang marak beredar, apalagi sekarang sudah zamannya AI,” pungkasnya. (gha)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: Surabaya.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X