wartajatim.co.id Pemerintah resmi meluncurkan 17 paket stimulus ekonomi 2025–2026. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan program ini setelah rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan Jakarta pada Senin 19, September 2025.
“Rapat dengan Pak Presiden tadi membahas kebijakan yang kita beri nama program paket ekonomi di tahun 2025,” ujar Airlangga dalam keterangan pers.
Airlangga menjelaskan bahwa 17 paket stimulus terbagi ke dalam 8 program akselerasi di 2025, 4 program lanjutan pada 2026, serta 5 program prioritas penyerapan tenaga kerja.
Menurutnya, rincian alokasi anggaran masih difinalisasi bersama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
Salah satu program utama adalah magang berbayar untuk fresh graduate, yang dirancang agar lulusan baru bisa segera terserap dunia industri.
“Kita ingin supaya lulusan baru dapat langsung beradaptasi dengan kebutuhan industri,” ucapnya.
Tak hanya itu, pemerintah memperluas cakupan insentif PPh Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP).
Baca Juga: Sri Mulyani Perpanjang Insentif PPN DTP Rumah hingga Desember 2025
Jika sebelumnya hanya menyasar sektor padat karya, kini meluas hingga industri perhotelan, restoran, dan katering (horeka).
Airlangga juga menyoroti perlindungan pekerja lepas. Ia menegaskan pemerintah akan memperluas cakupan jaminan sosial ketenagakerjaan mencakup jaminan kehilangan pekerjaan dan jaminan kematian untuk pekerja informal, termasuk mitra ojek daring (ojol).
“Mekanisme teknis sedang kita siapkan agar sebagian iuran bisa ditanggung negara,” jelasnya.
Selain itu, fasilitas BPJS Ketenagakerjaan akan diperluas untuk mendukung pembiayaan perumahan, termasuk renovasi dan kepemilikan rumah bagi pekerja.
Baca Juga: Pemkab Lumajang Tingkatkan Keterampilan Tenaga Kerja Melalui Pelatihan Strategis Rp1,2 Miliar
Artikel Terkait
Pelatihan dan Sertifikasi Tukang Pasang Bata di Kecamatan Mojoagung: Meningkatkan Kualitas Tenaga Kerja di Jombang
Sinergi Fakultas Ekonomi Unigres dan Disnaker Gresik Perkuat Penyerapan Tenaga Kerja Lokal Melalui MoA Strategis
Gresik Komitmen Perkuat Kebijakan Linkungan Investasi untuk Penyerapan Tenaga Kerja dan Penguatan PAD
Pemkab Lumajang Terapkan Retribusi Tenaga Kerja Asing untuk Perkuat PAD dan Tata Kelola Ketenagakerjaan
Fresh Graduate Terancam Underemployed Saat Resesi, Riset TD Economic Ungkap Dampak Karier Jangka Panjang
Pemerintah Siapkan Rp198 Miliar untuk Magang Nasional 20.000 Fresh Graduate dengan Gaji UMP 6 Bulan