“Dengan lihat situasi global yang tidak menentu sekarang, baik Uni Eropa dan Indonesia ya berkepentingan untuk selesaikan dengan waktu cepat dan Alhamdulillah,” lanjutnya.
Salah satu momen yang dinilai spesial adalah saat Prabowo diterima secara resmi oleh pihak Uni Eropa pada hari Minggu. Ia menyebut bahwa ini merupakan bentuk penghormatan yang luar biasa, mengingat hari Minggu umumnya adalah hari libur sakral di Eropa Barat.
“Saya diterima di Uni Eropa hari Minggu, bagi orang Eropa Barat terutama, tapi Eropa ya, hari Minggu itu sakral, nggak boleh ada yang kerja, tapi dia mau terima saya, luar biasa,” imbuhnya dengan bangga.
Baca Juga: Meta Latih AI Pakai Data Pengguna Facebook dan Instagram Eropa: Apa Saja yang Diambil?
Keberhasilan diplomasi ini menjadi babak baru hubungan ekonomi Indonesia-Uni Eropa. CEPA diprediksi akan memberi dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional, peningkatan ekspor, serta investasi asing langsung ke Indonesia.
(DP)
Artikel Terkait
Dukungan Eropa untuk Ukraina Menguat, Menyoroti Perpecahan dengan AS
Menlu RI Sugiono Terima Delegasi Uni Eropa untuk Bahas Penguatan Kerja Sama Ekonomi dan Strategis
Meta Latih AI dengan Data Publik Pengguna Eropa: Transparansi dan Kontroversi
Meta Gunakan Postingan Publik Warga Eropa untuk Kembangkan Kecerdasan Buatan
Jokowi Blak-blakan di Kongres PSI: Saya Sering Temui Rakyat Diam-diam di Malam Hari!
'Sorry Ye, Indonesia Cerah!' Prabowo Sentil ‘Indonesia Gelap’ saat Kongres PSI