"Kami bersyukur program ini dimulai di Banyuwangi. Ini bagian dari perubahan perilaku di masyarakat, perubahan perilaku juga dalam birokrasi tentunya, menggunakan digital untuk lebih tepat sasaran, dan tepat manfaat," tambahnya.
Baca Juga: Data LPS Ungkap Capaian Positif Triwulan I 2025, Purbaya Yudhi Dinilai Siap Kelola Fiskal Nasional
Uji coba di Banyuwangi juga dihadiri sejumlah pejabat kementerian dan lembaga pusat. Hadir di antaranya Dirjen Dukcapil Kemendagri Teguh Setyabudi, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono.
Direktur Eksekutif Bidang Sinkronisasi Kebijakan Program Prioritas Dewan Ekonomi Nasional Tubagus Nugraha, Kepala Pusat Data dan Informasi Kesejahteraan Sosial Kemensos Joko Widiarto, Direktur Aplikasi Pemerintah Digital Kementerian Kominfo Yessi Arnaz Ferari, hingga Asisten Deputi Keterpaduan Layanan Digital PANRB Adi Nugroho.
Joko Widiarto dalam kesempatan tersebut berharap agar masyarakat segera memanfaatkan kemudahan pendaftaran bansos digital.
"Baik warga yang memang membutuhkan bansos, baik mereka yang sudah pernah mendapat bansos, atau yang belum pernah mendapatkan bansos," ujarnya.
Proses pendaftaran yang ringkas juga dirasakan langsung oleh para Agen Perlindungan Sosial.
Salah satunya adalah Ratna Purnamadewi, yang berperan sebagai pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Kemiren. Menurutnya, mekanisme digital membuat pendaftaran menjadi lebih efisien dan terorganisir.
"Saya mulai dengan mendaftarkan warga yang selama ini menerima bantuan. Setelah itu, dilanjutkan ke warga-warga lain," kata Ratna.
Ratna menargetkan pendaftaran bisa selesai dalam waktu sekitar satu pekan. Ia berencana untuk aktif mendatangi kelompok warga yang berhak menerima bantuan, terutama mereka yang belum pernah terdata sebelumnya.
Kepala Desa Kemiren, M Arifin, juga mengonfirmasi kelancaran pelaksanaan uji coba di wilayahnya.
Baca Juga: Instruksi Presiden, Kementerian PU Segera Rehabilitasi 42 Gedung dan 32 Pos Polisi Rusak Akibat Demo
Ia menuturkan, warga sangat antusias mengikuti pendaftaran dengan berbagai metode yang disediakan, baik secara mandiri melalui ponsel maupun dengan bantuan operator desa dan pendamping sosial.
Artikel Terkait
Wakil Bupati Mujiono Pimpin Upacara Hari Perhubungan Nasional 2025, Pemkab Banyuwangi Fokus Tingkatkan Layanan Transportasi Publik
Pertumbuhan Ekonomi Banyuwangi Tembus 5,85 Persen, Lampaui Rata-Rata Jawa Timur dan Nasional Berkat Pariwisata dan UMKM
TMMD ke-125 Banyuwangi Borong Tiga Penghargaan Nasional dari Mabes TNI AD Berkat Kolaborasi TNI, Pemda dan Masyarakat
Pemkab Banyuwangi dan Bulog Gelar Operasi Pasar Murah di Desa Gintangan untuk Stabilkan Harga Pangan Warga
Banyuwangi Jadi Pilot Project Digitalisasi Bansos Nasional, Pendaftaran Dimulai di Kelurahan Lateng dan Desa Kemiren