Ia berharap sidang praperadilan ini dapat menjadi jalan bagi kejelasan hukum dan pemulihan nama baik Nadiem.
Baca Juga: Pastel Buatan Ibu Jadi Permintaan Haru Nadiem Makarim Saat Dijenguk Istri di Rutan Kejari Jaksel
“Kami dari keluarga hanya ingin yang terbaik, semoga semua bisa dilalui dengan sebaik-baiknya,” tuturnya sambil menahan air mata.
Selain menyampaikan dukungan moral, Franka juga menyinggung kondisi kesehatan Nadiem yang kini masih dalam masa pemulihan usai menjalani operasi penyakit ambeien.
Ia mengungkapkan bahwa suaminya baru saja menjalani satu operasi dan dijadwalkan untuk tindakan lanjutan dalam waktu dekat.
Baca Juga: KPK Pastikan Kasus Google Cloud Tetap Berlanjut Meski Nadiem Makarim Ditahan Kejagung
“Kami bersyukur sekali Mas Nadiem mendapatkan atensi medis yang baik, sehingga sekarang sedang masih dalam proses pemulihan dari operasi yang pertama,” ucap Franka.
“Harapan kami, Mas Nadiem bisa cepat kuat dan pulih, sehingga bisa menjalani proses hukum ini dengan sebaik-baiknya dan sekuat-kuatnya.”
Kondisi kesehatan itu pula yang menjadi alasan Kejagung menangguhkan sementara penahanan terhadap mantan menteri yang menjabat pada masa Kabinet Indonesia Maju tersebut.
Baca Juga: Sinergi KPK dan Kejagung: Penyelidikan Dugaan Korupsi Google Cloud Tidak Terhambat Penahanan Nadiem
Namun di balik urusan hukum dan pemulihan kesehatan itu, Franka juga mengungkap sisi paling manusiawi dari peristiwa ini kerinduan anak-anak mereka terhadap sang ayah. Dengan suara lirih, ia mengatakan bahwa setiap hari keempat anaknya selalu menanyakan kabar Nadiem.
“Anak-anak selalu menanyakan (kondisi Nadiem). Setiap hari,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.
Ia menuturkan bahwa sejak penahanan pada 4 September 2025, rutinitas keluarga mereka berubah drastis. Sosok ayah yang biasanya hadir di tengah aktivitas anak-anak kini hanya bisa mereka bayangkan lewat doa dan cerita.
Meski begitu, Franka yakin anak-anak memahami situasi yang sedang dihadapi keluarga mereka. “Saya mewakili keluarga dan keempat anak saya, bersyukur hari ini bisa mengikuti sidang praperadilan,” ujarnya.
Artikel Terkait
Pengadaan Chromebook Tak Sasar Daerah 3T, Nadiem Jelaskan Fokus Distribusi
4 Fakta Terbaru Skandal Korupsi Chromebook Rp9,9 Triliun Era Nadiem Makarim
Proyek Chromebook Rp9,9 T Diselidiki Kejagung, Nadiem Diperiksa: “Terima Kasih, Saya Ingin Pulang”
Bukti Korupsi Chromebook Mulai Terkuak! Kejagung Sita Flashdisk dari Kantor GoTo, Nadiem Segera Diperiksa
Ditahan Kejagung, Nadiem Makarim Bantah Korupsi Chromebook Rp1,98 Triliun dan Tegaskan Integritas
Mahfud MD Ungkap Minimnya Interaksi Nadiem Makarim dengan Kampus, Sebut Tak Paham Birokrasi Pemerintahan