“Macet bahkan di mana-mana, terutama di Jawa, oleh karena itu, akan dilaksanakan working from anywhere, WFA,” ujar Tito.
“Itu yang disampaikan oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mulai Senin, tanggal 24, 25, 26, 27, dan seterusnya,” tambahnya.
Meski memberikan fleksibilitas bagi ASN, Tito menegaskan bahwa pelayanan publik harus tetap berjalan dengan optimal.
Ia meminta agar setiap instansi mengatur pembagian tugas secara proporsional agar tidak terjadi gangguan dalam layanan kepada masyarakat.
“Harus ada pembagian tugas, sehingga layanan publik tidak terganggu,” tegasnya.
Pemerintah berharap bahwa dengan adanya kebijakan ini, selain dapat mengurangi kemacetan arus mudik, ASN juga tetap bisa menjalankan tugasnya secara efektif tanpa mengorbankan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dengan demikian, kebijakan ini diharapkan dapat menciptakan keseimbangan antara kelancaran perjalanan mudik serta keberlanjutan layanan publik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
***
Artikel Terkait
Menpan RB Rini Widyantini Bongkar Praktik Nakal Kepala Daerah: Angkat Pegawai Non-ASN untuk Imbalan Pemenangan Pilkada
Inilah Jadwal Libur Idul Fitri 2025 bagi Karyawan dan Kebijakan WFA ASN!
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono Serukan ASN untuk Jaga Integritas dan Cegah Gratifikasi Selama Ramadan dan Idul Fitri 1446 H
Resmi! Prabowo Tetapkan Gaji ke-13 ASN, TNI-Polri Cair Awal Libur Sekolah, Ini Besarannya
THR ASN Penuh! Prabowo Jamin Tukin 100%, Gaji ke-13 Dibayar Juni, Ada Diskon Mudik Lebaran
THR ASN, TNI-Polri, dan Pensiunan Cair 17 Maret! Prabowo Pastikan Gaji ke-13 Dibayar Juni