Langkah ini mencakup perbaikan darurat maupun perbaikan permanen agar risiko bencana dapat ditekan semaksimal mungkin.
Kehadiran berbagai PD dan UPT terkait dalam kunjungan ini menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah daerah dan provinsi.
Sinergi antar instansi diharapkan dapat mempercepat proses pengajuan dan pencairan dana, serta pelaksanaan perbaikan tanggul secara efisien.
Baca Juga: 10 Ucapan Selamat Hari Raya Galungan yang Penuh Makna untuk Caption Sosial Media
Sementara itu, masyarakat Dusun Kebondeli Utara dan Desa Sumberwuluh menaruh harapan besar pada langkah yang diambil oleh DPRD dan pemerintah.
Mereka berharap agar proyek perbaikan dapat segera dimulai, mengingat tanggul berfungsi sebagai pelindung utama wilayah permukiman dari ancaman banjir.
Langkah cepat Komisi B DPRD Lumajang ini diapresiasi sebagai wujud nyata kepedulian wakil rakyat terhadap kondisi masyarakat yang terdampak bencana.
Dengan adanya tindak lanjut hingga tingkat provinsi, DPRD menunjukkan keseriusannya dalam mengawal aspirasi warga agar tidak berhenti hanya pada level kunjungan lapangan. (gha)
Artikel Terkait
Banjir Melanda Kabupaten Pasuruan: Ratusan Rumah Terendam, Warga Bersiap Menghadapi Ancaman
Menghadapi Banjir di Kabupaten Lumajang: Upaya Masyarakat dan Pemerintah dalam Menjaga Lingkungan untuk Mengurangi Risiko Bencana
Normalisasi DAS Tanjung: Langkah Strategis Mengatasi Masalah Banjir di Kecamatan Burneh
Kemenag Lumajang Gelar Aksi Penanaman 1.000 Pohon Matoa untuk Peringati Hari Bumi 2025
Wakil Bupati Lumajang Yudha Adji Kusuma Berinteraksi Santai dengan Warga di Pemandian Alam Sumber Mrutu