• Sabtu, 18 April 2026

Cak Imin dan Menteri PU Kompak Dukung Renovasi Ponpes Al Khoziny dengan APBN, DPR dan MPR Bereaksi Keras

Photo Author
Novia Rizky Amelia, Wartajatim.co.id
- Jumat, 17 Oktober 2025 | 14:29 WIB
Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebut renovasi Ponpes Al Khoziny memang perlu APBN. ( (Instagram/cakiminow))
Menko Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin sebut renovasi Ponpes Al Khoziny memang perlu APBN. ( (Instagram/cakiminow))

 

WartaJatim.CO.ID - Rencana pemerintah untuk merenovasi Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) memunculkan reaksi beragam dari berbagai kalangan.

Dukungan dan kritik berdatangan setelah Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengumumkan bahwa proyek tersebut akan dibiayai melalui alokasi dana pendidikan di bawah Kementerian PU.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, atau yang akrab disapa Cak Imin, menjadi salah satu pihak yang menegaskan pentingnya peran negara dalam memulihkan sarana pendidikan di pesantren tersebut.

Baca Juga: Wali Kota Eri Cahyadi Tegaskan Seluruh Pondok Pesantren di Surabaya Miliki IMB dan Akan Diperiksa Kekuatan Bangunannya

Ia menilai, langkah pemerintah sudah tepat mengingat jumlah santri yang mencapai hampir dua ribu orang kini tidak memiliki tempat belajar akibat insiden yang menimpa ponpes tersebut.

“Al Khoziny ini layak dibantu APBN karena ya kalau jumlah santrinya 1.900 mau sekolah di mana? Mau dibiarkan di tenda? Pemerintah mau diam saja?” ujar Cak Imin saat ditemui di Kantor Kemenko PM, Jakarta, pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Menurutnya, bantuan dari negara melalui APBN bukan sekadar pengeluaran belaka, tetapi bagian dari tanggung jawab pemerintah untuk memastikan keberlanjutan pendidikan di pesantren yang terdampak. Ia juga menantang para pengkritik untuk memberikan solusi konkret yang bisa segera diterapkan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Beri Bantuan Tangan Palsu dan Pendampingan Psikologis untuk Santri Korban Reruntuhan Ponpes Al-Khoziny

“Kepada teman-teman yang memprotes penggunaan APBN, apa solusi Anda? Kepada DPR yang ada satu dua orang yang memprotes, apa solusi Anda? Dengan 1.900 santri yang sedang belajar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Cak Imin menilai kritik terhadap penggunaan APBN dalam kasus ini tidak berdasar. Ia menekankan bahwa renovasi dilakukan demi masa depan anak-anak bangsa yang tengah menempuh pendidikan agama.

“Jadi tolong dibuka mata bahwa yang kita tolong adalah anak-anak negeri yang sedang belajar,” katanya.

Ia juga menyindir bahwa pemerintah kerap berada dalam posisi serba salah. “Nanti kalau kita tidak melakukan sesuatu marah juga, kan aneh ya. Makanya itu harus menjadi kesadaran kita bersama,” ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) tersebut.

Baca Juga: Penyidikan Kasus Ponpes Al Khoziny Dimulai, Polda Jatim Siapkan Ahli Konstruksi Ungkap Penyebab Ambruk

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Novia Rizky Amelia

Sumber: promedia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X